Setidaknya Standart Tarkam Adonara Mulai Terasa Eropa...

Kilas Balik Laga Bigmatch,
Final Lewopao Cup 2022...
-------------------------------------------------Bungabali Lewopao Mini Estadio, 
Jumad, 21/10/2022...

Dimulai dari,
Drama Kartu Merah Kontroversi di menit awal babak pertama, yang dialami oleh salah satu gelandang andalan PSM Lewopao Said Rino, yang sedikit menimbulkan ketegangan di pinggir lapangan.
Euforia Tuan Rumah saat angkat si Kuping Besar....

Kesulitan lini depan anak asuh Rudal Sengari, Membongkar pertahanan PSM Lewopao, padahal Laskar Mirek, bermain dengan unggul jumlah pemain di 15 menit awal babak pertama, praktis, Viktor Senari dkk, kuasai permainan dan ball posision.

Kesempatan terbaik yang seharusnya dimanfaatkan dengan baik oleh Lini Depan Sipo Fc yang disi sederet penyerang muda berbakat, Selain bermain dengan 10 pemain, lini belakang PSM juga tak diperkuat salah satu center back andalan, bintang senior syarat pengalaman, kapten Persebata ETMC Lembata, Denis Mudamakin yang absen pada laga final kali ini.

Namun hebatnya,
Lini belakang PSM tetap solid dalam memberi rasa aman gawang mereka yang dijaga ketat goalkeeper syarat pengalaman, Umar Jou.

Ah...Entahlah,
Momentum terbaik seharusnya milik Laskar Mirek dalam merebut kemenangan, tapi Mungkin faktor tuan rumah, mental, pengalaman dan jam terbang punya pengaruh juga pada laga bergengsi yang disaksikan kurang lebih diperkirakan 10.000 penonton sampai-sampai kapasitas tribun tidak mampu menampung ledakan penonton yang membludak.
Bidadari Tribun dari Sipo Mania.

Kurang lebih 9.000 tiket, 
Ludes terjual habis pada laga final
Yang terbilang salah satu laga 
Final paling ramai dalam sejarah,
Menurut keterangan dari salah satu panitia turnamen, Joseph Kia Eto.

Kemudian di ujung laga,
Drama adupinalti mewarnai mata senja Ile Boleng, karna kedua team bertabur bintang muda Adonara itu,
Bermain imbang 0-0 di waktu normal, diwarnai beberapa peluang emas tercipta dari kedua team...

Pertama,
Lini depan Laskar Mirek bisa saja membuka kran gol di pertengahan babak pertama, ketika sebuah peluang emas di depan gawang PSM dikonversikan jadi gol ketika sudah berhadapan dengan Sang Goalkeeper PSM Lewopao.

Namun berkat kesigapan, 
Didukung mental, pengalaman 
dan jam terbang, bola sepakan penyerang muda Sipo FC saat sudah saling berhadapan di depan gawang, berhasil ditepis oleh Goalkeeper andalan milik Nagadarat FC yang telah melalang buana kariernya di tanah Lembata selama ini...
Team Elite Tuan Rumah, PSM Lewopao.

Peluang emas yang sama,
Juga dimiliki lini depan PSM ketika sebuah counter attack mematikan dibangun dari lini tengah PSM hingga menusuk sampai ke jantung pertahanan Laskar Mirek, namun bola masih mengenai mistar gawang, hingga sebuah peluang  sepakan keras gelandang PSM
dari luar kotak pinalti, masih mampu ditepis goalkeeper Sipo Fc di pertengahan babak kedua.

Hingga menit akhir waktu normal,
Kedudukan imbang 0-0 bertahan 
di papan skor, dan untuk mencari pemenang dan sang juara harus melalui drama adupinalti.

Akhirnya,
Cinta Dewi Fortuna lebih berpihak kepada Tuan Rumah, Psm Lewopao,

Lagi dan lagi,
Laskar Mirek bisa saja merebut 
cinta Dewi Fortuna, 
ketika eksekutor pinalti pertama PSM Lewopao melambung jauh di atas mistar gawang, 

Namun sayangnya, 
Dua eksekutor Sipo FC gagal manfaatkan momentum terbaik mereka karna gagal jalankan tugas,

Sedangkan 4 dari 5 eksekutor 
pinalti Psm Lewopao, sempurna jalankan tugas...

Alhasil,
Team Elite Tuan Rumah Sukses Mengunci gelar juara di rumah sendiri, dan berhak mengangkat 
Si Kuping besar, di sebuah Tarkam 
Merayakan HUT RI ke 77 namun 
rasa Eropa...

Hingga Wakil Tiga Terbaik dari Witihama di 4 besar Lewopao Cup 2022, boyong 6 trophy di puncak penutupan TURNAMEN LEWOPAO CUP 2022.

Sekian...

Salam sepak bola sehat, damai 
dan bersahabat...

Lensa N.T.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sosok Di balik Panggung Megah Pesparani Nasional II Kupang 2022

Tuan Rumah Yang Stel, ataukah Tamu Adalah Raja...